Jakarta (03/09) – Panitia Pusat Islamic Youth Festival (IYF) ke-2 Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia secara resmi mengumumkan hasil seleksi Olimpiade IPS Tingkat Daerah se-Indonesia yang telah dilaksanakan pada 23 September 2026 lalu.
Pengumuman tersebut dapat diakses oleh seluruh peserta dan sekolah melalui website resmi IYF dan akun media sosial JSIT Indonesia mulai hari ini, Rabu, 1 Oktober 2026.
Olimpiade 2nd IYF tahun ini mencatatkan rekor partisipasi dengan total *10.306 peserta* yang terdiri dari *3.910 peserta jenjang SD, 4.760 peserta jenjang SMP, dan 1.636 peserta jenjang SMA*. Para peserta berasal dari *99 Kabupaten/Kota, 40 Gabungan Kabupaten/Kota, dan 33 Provinsi* di seluruh Indonesia.
Ketua Panitia Pusat IYF ke-2, *Suhartono*, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan seleksi tingkat daerah.
"Alhamdulillah, proses seleksi Olimpiade IPS Tingkat Daerah 2nd Islamic Youth Festival telah selesai dengan lancar dan penuh sportivitas. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Pengurus JSIT Wilayah, Panitia Daerah, Kepala Sekolah, Guru Pendamping, dan seluruh siswa yang telah berpartisipasi dengan sangat antusias," ujar Suhartono.
Ketua Badan Pengembangan Prestasi Siswa dan Guru JSIT Indonesia ini juga menjelaskan bahwa hasil seleksi tahun ini dilakukan secara objektif dan transparan melalui sistem penilaian terpusat. Peserta yang dinyatakan lolos adalah peserta dengan nilai tertinggi sesuai kuota di masing-masing wilayah, baik dari status penyelenggaraan Mandiri, Gabungan, maupun Lolos Langsung ke tingkat provinsi.
"Selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos ke tingkat provinsi. Ini adalah buah dari kerja keras dan kesungguhan dalam belajar. Bagi yang belum berhasil lolos, jangan berkecil hati. Kalian semua adalah juara karena telah berani berkompetisi dan menjadi bagian dari 10 ribu lebih pejuang ilmu pengetahuan. Tetap semangat, perjalanan prestasi kalian masih panjang," tambahnya.
Lebih lanjut, Suhartono menegaskan bahwa tahap selanjutnya adalah seleksi tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pada pertengahan Oktober 2026. Para peserta terbaik di tingkat provinsi nantinya akan mewakili daerahnya untuk bertanding di Grand Final Tingkat Nasional IYF ke-2 pada bulan November 2026.
"Kami berharap IYF tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik semata, tetapi menjadi kawah candradimuka untuk melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan berwawasan kebangsaan yang luas, sesuai dengan profil pelajar JSIT Indonesia," tutup Suhartono.
Panitia mengimbau kepada seluruh peserta yang lolos untuk segera melakukan konfirmasi kepada koordinator wilayah masing-masing dan mempersiapkan diri untuk menghadapi seleksi tingkat provinsi.