Jakarta (02/06) --- Sako Gerakan Pramuka JSIT Indonesia menyelenggarakan Mudzakarah Pelatih dan Pembina Pramuka Nasional (MP3N) pada 1-4 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.
Acara yang Mengusung tema _“Strengthening The Spirit Of Scout Leaders Creating Civilization Leaders”_ ini menjadi ruang konsolidasi dan penguatan kapasitas para pelatih serta pembina Pramuka se-Indonesia.
MP3N 2026 diikuti oleh ratusan pelatih dan pembina Pramuka dari berbagai Kwartir Cabang dan Kwartir Daerah jaringan JSIT Indonesia.
Selama empat hari, peserta dibekali materi kepemimpinan, metodologi kepramukaan kontemporer, wawasan kebangsaan, serta penguatan karakter dan spiritualitas sebagai fondasi membentuk generasi pemimpin peradaban.
Ketua JSIT Indonesia, *Ahmad Fikri*, dalam sambutannya menegaskan peran strategis pembina Pramuka di era saat ini.
“Pembina bukan hanya pengajar keterampilan, tetapi pendidik karakter. Ketika semangat kepramukaan dikuatkan, kita sedang menyiapkan pemimpin-pemimpin yang beradab, berintegritas, dan siap memimpin peradaban Indonesia ke depan,” ujar Fikri.
Sementara itu Ketua Pinsakonas JSIT Indonesia, *Aris Purwanta*, menekankan pentingnya penyatuan visi dan penguatan militansi pembina.
“Tema _Strengthening The Spirit Of Scout Leaders_ adalah ajakan untuk kembali ke ruh kepramukaan: ikhlas mengabdi, kreatif mendidik, dan tangguh menghadapi tantangan zaman. Dari Cibubur inilah lahir energi baru untuk mencetak _Civilization Leaders_,” jelasnya.
Rangkaian MP3N 2026 meliputi mudzakarah kepramukaan, workshop teknik pembinaan, bedah kurikulum Sako JSIT, malam keakraban, serta renungan api unggun.
Suasana Bumi Perkemahan Cibubur menjadi ruang refleksi bagi para pembina untuk mengevaluasi peran dan merumuskan langkah pembinaan yang lebih berdampak.
Melalui kegiatan ini, Sako JSIT Indonesia berharap lahirnya jaringan pelatih dan pembina yang solid, berdaya, serta memiliki kesamaan arah: mencetak generasi muda Islam yang berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan siap menjadi pemimpin peradaban.