Kuatkan Guru Quran Sekolah, BP2Q Gelar TQDN 2

Jakarta (29/09) — The National Quranic Teacher Development 2 digelar pada kamis 28 Sept 2023 hingga 01 Oktober 2023) di Bukit palem Resort, Bogor.

Acara yang diinisiasi oleh BP2Q JSIT Indonesia diikuti oleh 131 peserta 102 lembaga yang mewakili 23 propinsi. Abdul Muiz selaku ketua panitia berbahagia atas partisipasi peserta dari seluruh indonesia, “semoga langkah-langkah para peserta semua mendapatkan balasan terbaik.” tandasnya

Senada dengan yang dikatakan Muiz, ketua BP2Q,Anis Khoirunnisa mengajak para peserta untuk menjadikan TQDN yang bertepatan dengan peristiwa maulid Nabi Saw, menjadi momen kita terbaik dalam mengikuti jejak Nabi Muhammad Saw utamanya dalam menyikapi Al-Quran.

Selain itu, TQDN salah satu bagian dari amanah dan tugas BP2Q dalam pembentukan karakter qurani baik dari gurunya, siswanya hingga orangtua siswa. Lanjutnya

Gelaran TQDN ke-2 dibuka oleh Ketua JSIT yang diwakili oleh Ahmad Fikri, selaku Sekjen JSIT Indonesia.

Dalam sambutannya Ahmad Fikri menyampaikan pesan ketua JSIT Indonesia. Pertama, TQDN sejalan dengan visi JSIT Indonesia, Menjadi penggerak dan pemberdaya sekolah Islam untuk kejayaan Indonesia menuju ‘baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur’.

“Artinya tidak ada pilihan lain untuk mencapainya kecuali menjadikan quran di hati kita, praktik keseharian kita hingga dikelas-kelas pembelajaran SIT.” ujarnya

Selanjutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya untuk guru Al-Quran, tapi untuk semua guru SIT lainnya. Karena sejak awal didirikan SIT atau JSIT dikenal dengan tagline dan kekhususannya dan sumber landasannya adalah ‘Quran. Ucapnya.

“Karena itu, semua guru harus memastikan siswanya bukan hanya bisa menghitung angka, mengajarkan baca dan seni. Tetapi juga mampu menghitung nikmat Allah, membaca kekuasaan-Nya dan Seni mendekatkan diri dengan Allah Swt.” Tutupnya

Sementara itu, ketua tim pengarah sekaligus koordinator musyrif, Riyadhussholihin menghimbau peserta untuk menikmati segala event dan wajibat yang diberikan dalam gelaran TQDN, jangan berfikir TQDN sebagai tahfidz quran degdegan nasional.

Arman perwakilan peserta berharap sajian tqdn dapat menjadi nutrisi bagi dirinya dan teman-teman lainnya guna menjaga dan memupuk istiqamah bersama Qur’an.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*