68 Siswa SMP IT Insan Permata Bojonegoro Sukses Ikuti Munaqosyah Tahsin

Bojonegoro (12/02) — SMP IT Insan Permata Bojonegoro kembali menyelenggarakan kegiatan Munaqosyah yang merupakan ujian akhir untuk memperoleh predikat tuntas dalam belajar Wafa. Kegiatan yang menjadi tolok ukur keberhasilan siswa dan lembaga dalam pembelajaran Al-Quran dengan metode Wafa ini berlangsung pada Sabtu (11/02) bertempat di Masjid Rajakwesi Bojonegoro.

Munaqosyah pada tahun ini diikuti oleh 68 siswa yang terdiri dari kelas 7 sebanyak 3 anak, kelas 8 sebanyak 20 anak, dan kelas 9 sebanyak 45 anak yang diuji langsung oleh tim Wafa pusat yakni Ustaz In’am dan Ustaz Mu’iz.

Ketua panitia Munaqosyah, Fahmi Mubarok menyampaikan bahwa kegiatan Munaqosyah ini diharapkan siswa-siswi SMP IT Insan Permata Bojonegoro lebih semangat dalam belajar Al-Quran terutama dalam metode Wafa, selain itu juga supaya mereka dapat membaca Al-Quran dengan baik dan benar, serta sebagai tolok ukur kemampuan siswa dalam membaca Al-Quran dan penguasaan metode Wafa.

“Munaqosyah ini juga menjadi tolok ukur untuk guru sejauh mana mereka membimbing siswa-siswinya, apa yang yang harus diperbaiki, dipertahankan, dan apa yang perlu ditambahi lagi,” terang Fahmi.

Kegiatan di Sabtu pagi itu dimulai dengan anak-anak dikumpulkan di Masjid berbaris sesuai urutan, setelah itu dilanjut dengan seremonial pembukaan. Setelah pembukaan Munaqosyah berlangsung para siswa dibagikan soal tajwid.

Tes tajwid dilaksanakan dengan menggunakan tes tulis, bersamaan dengan itu ada siswa yang dipanggil maju menghadap munaqis (penguji) yaitu Ustaz In’am yang menguji tilawah, Ustaz Mu’iz yang menguji tentang ghorib dan koreksi untuk yang sudah menyelesaikan buku menulis.

“Jadi Wafa ini tidak hanya bacaan saja yang benar tapi menulisnya juga harus bagus,” ujar ketua panitia tersebut.

Setelah menghadap kepada para Munaqis, siswa kembali mengejakan soal tajwid.
“Untuk hasil akhir masih dalam proses karena yang merekap data penilaian yaitu Wafa pusat, mungkin satu minggu keluar hasilnya dan akan ada edaran dari wafa pusat,” jelas Fahmi.

“Insya Allah hasilnya bagus-bagus karena banyak nilai yang di atas nilai minimum,” kata In’am. Setelah itu In’am dan Wafa pusat memberi pengarahan bagi siswa dan guru supaya kedepannya siswa-siswi lebih baik lagi.

“Senang rasanya bisa ikut munaqosyah, tapi dengan usaha dan latihan yang maksimal saya yakin bisa lulus,” ujar Salim.

“Menurut saya kegiatan munaqosyah ini tidak menjadi akhir dalam belajar Al-Quran, tetapi justru menjadi awal dalam proses belajar Al-Quran,” tambah siswa kelas 9B itu.

One thought on “68 Siswa SMP IT Insan Permata Bojonegoro Sukses Ikuti Munaqosyah Tahsin”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*